where I learn and share

MALAPETAKA AKHIR ZAMAN DAN CARA MENGATASINYA

Share on :

MALAPETAKA AKHIR ZAMAN DAN CARA MENGATASINYA
Oleh :
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
( Anggota Dewan Fatwa Kerajaan Saudi Arabia )

Allah Ta'ala berfirman:

"Alif laaf miim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah menge-tahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta." (Al-Ankabut: 1-3)

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengabarkan kepada kita semua tentang fitnah-fitnah
(malapetaka) yang bakal terjadi. Dan juga menjelaskan jalan selamat darinya, yaitu berpegang teguh
dengan Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya. Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu
menuturkan bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
"Ketahuilah bahwasanya bakal terjadi fitnah-fitnah (malapetaka)!" Kami bertanya: "Bagaimana jalan
keluarnya wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Berpegang teguh dengan Kitabullah, sebab di dalamnya
disebutkan sejarah orang-orang sebelum kalian, dan khabar tentang yang akan datang setelah kalian,
dan di dalamnya juga terdapat hukum terhadap perselisihan di antara kalian. Ia adalah pemisah antara
hak dan bathil, dan sekali-kali bukanlah senda gurau. Barangsiapa mening-galkannya karena
keangkuhan, niscaya Allah akan membinasakannya. Dan barangsiapa mencari petunjuk dari selainnya,
niscaya Allah akan menye-satkannya. Ia adalah tali Allah yang kokoh. Dan ia adalah bacaan yang penuh
hikmah. Dan ia adalah jalan Allah yang lurus." (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)
Pada hari ini kita berada dalam kancah pepe-rangan melawan fitnah (cobaan dan godaan) yang sangat
besar. Fitnah bagaikan potongan malam kelam. Harta adalah fitnah (cobaan), anak-anak adalah fitnah
(coba-an), wanita adalah fitnah (godaan), bercampur baur dengan orang-orang kafir dan munafik adalah
fitnah (bencana), ajakan kepada kebatilan dan menjauhi kebe-naran adalah fitnah (malapetaka), teman
pergaulan yang jahat adalah fitnah (bencana), seruan kepada perkara sia-sia, sesat dan batil adalah
fitnah (bencana). Dan masih banyak lagi yang lain.
Ketika seorang insan jatuh terperosok ke dalam bahaya dan musibah, maka dihadapannya ada dua pilihan:
1. Ia segera mencari jalan-jalan keselamatan dan ber-usaha mengeluarkan diri dari musibah
tersebut hingga ia bisa selamat. Tidak syak lagi hal ini meru-pakan keharusan yang harus
ditempuh bagi orang yang berakal.
2. Atau ia hanya bisa pasrah menerima dan membiarkan dirinya binasa. Ini adalah tindakan orang
bodoh yang pasrah dan tidak mencari jalan selamat.
Fitnah-fitnah sudah begitu banyak pada zaman sekarang ini. Gelombangnya sudah saling berbenturan
dengan berbagai bentuk kejahatan. Maka wajib bagi setiap muslim untuk berhati-hati darinya dengan
sungguh-sungguh berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sun-nah Rasul-Nya shallallahu 'alaihi
wasallam.
Dan hendaknya ia juga waspada agar tidak men-jadi penebar fitnah (bencana) atau mendatangi atau
condong kepadanya, sehingga ia terjebak di dalamnya. Dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda:
"Bakal terjadi fitnah (pertumpahan darah), orang yang duduk ketika itu lebih baik daripada orang yang
berdiri, yang berdiri lebih baik daripada orang yang berjalan, yang berjalan lebih baik daripada yang
berlari. Dan barangsiapa melibatkan diri ke dalamnya niscaya ia akan terseret ke dalamnya." (Muttafaq
'alaih)
Kita semua, baik rakyat maupun penguasa, ulama maupun orang awam, hendaknya saling bahu
membahu memadamkan api fitnah dengan berbagai corak terse-but. Dengan cara yang penuh hikmah
dan nasihat yang baik. Jika hal itu tidak kita lakukan, maka akibatnya akan sangat berbahaya dan
kesudahannya akan sangat menyakitkan. Allah berfirman:
"Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zhalim
saja diantara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya." (Al-Anfal: 25)
Ketahuilah wahai saudaraku, bahwa dunia ini ada-lah batu ujian dan cobaan. Allah berfirman:
"Agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya." (Huud: 7)
Dan bahwasanya kampung akhirat adalah tempat tinggal yang abadi. Orang yang berbahagia adalah
yang diselamatkan Allah dari fitnah-fitnah (bencana-bencana). Dan orang yang celaka adalah yang
terseret ke dalam-nya dan menjadi penyeru kepadanya. Semoga Allah memberikan keselamatan bagi
kita semua.
Risalah yang sederhana ini menyebutkan dengan ringkas beberapa fitnah-fitnah yang banyak bersebaran
pada zaman sekarang ini dan banyak menimpa kaum muslimin. Mudah-mudahan bermanfaat bagi orang
yang ingin memetik faidah dan menjadi peringatan bagi para pencari ibrah (pelajaran). Sesungguhnya
Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Download : malapetaka akhir zaman.

Artikel Terkait

0 komentar on MALAPETAKA AKHIR ZAMAN DAN CARA MENGATASINYA :

Post a Comment and Don't Spam!

 
free counters
eXTReMe Tracker

Total Pageviews